Trans Jogja / TransJogja

Opini warga

Mulai Nakal

Rabu 2 Juli 2008 malam kira kira jam 19.00, saya antri naik motor di traffic light MM ugm, tiba2 dari belakang terdengan klakson kambing khas Bus trans jogja yang kuwerasss, memang lampu hijau baru saja menyala dengan tidak sabar bus trans jogja (lupa nomer lambung)AB 7049 AS mengambil jalur kanan alias melewati marka jalan wusssszzzzzzhhh si pengemudi memacu di jalur yg salah untuk melewati perempatan selokan mataram kemudian memotong ke kiri antrian yg di jalur yang benar begitu melewati perempatan.

Harga BBM Naik. Bagaimana dengan tarif Trans Jogja?

Bulan Mei tahun 2008 ini, terjadi kenaikan harga BBM yang cukup signifikan. Kenaikan sebesar 28,7% memberikan pengaruh yang cukup besar bukan hanya terhadap layanan transportasi, namun kepada naiknya harga-harga kebutuhan pokok. Toh, harga tersebut juga terjadi karena pengaruh naiknya ongkos distribusi.

Nah, saya sempat berpikir, kira-kira nantinya tarif Trans Jogja naik atau tidak ya? Sebelum terjadinya kenaikan harga BBM, tarif Trans Jogja memang lebih tinggi dibandingkan dengan tarif angkutan dalam kota di Jogjakarta. Disaat tarif angkutan kota masih Rp. 2.000,- untuk sekali perjalanan, Trans Jogja sudah memasang tarif Rp. 2.700,- (untuk tiket reguler) dan Rp. 3.000,- (untuk Single Trip). Walaupun pada kenyataanya, harga yang lebih tinggi juga tidak begitu dipermasalahkan. Trans Jogja masih tetap diminati banyak orang. Mungkin salah satunya karena bisa melakukan penghematan ketika menempuh rute yang jauh, yang dengan menggunakan Trans Jogja cukup sekail bayar, sedangkan dengan angkutan umum lain bisa jadi dua atau bahkan tiga kali ganti bis. Ujung-ujungnya malah bis kota yang jadi lebih mahal.

Kesempatan dalam Kesempitan

BBM akhirnya bakal dinaikkan juga. Dan di berbagai media massa sudah terdengar teriakan pengusaha angkutan agar tarif angkutan juga dinaikkan. Tarif Trans Jogja pun juga dikabarkan akan naik.

Di luar pro kontra kenaikan BBM itu sendiri, saya kok berharap kondisi ini bisa jadi suatu kesempatan dalam kesempitan. Andai saja salah satu kompensasi naiknya BBM tak hanya disalurkan ke BLT tapi juga untuk angkutan umum, tentunya termasuk Trans Jogja. Layanan transportasi umum yang terjangkau. Pilihan utama bagi rakyat kebanyakan yang sekaligus mengurangi keruwetan dan lebih ramah lingkungan.

Anak bungsu nan disayang, anak yang lebih tua ditelantarkan

Kota Yogyakarta baru-baru ini memiliki moda transportasi baru, yaitu armada bus TransYogya. Ini rasanya tidak jauh berbeda dengan Busway di Jakarta, hanya saja tanpa jalur khusus dan sistem feeder. Haltenya tentu saja didesain khusus, sama seperti halte busway.

Bagaimana naik ke halte yang seperti ini?

Bagaimana naiknya? (by Orangescale)

Sejak pertama kali diluncurkan, di beberapa kesempatan saya sempat dengar dan baca hal-hal yang terkait dengan aksesibilitas layanan publik (dalam hal ini Trans Jogja). Baca di koran, dengar dari televisi, salah satu yang sekiranya perlu lebih diperhatikan adalah masalah kemudahan akses.

Kemarin sempat coba foto salah satu yang punya kondisi jalan keluar seperti gambar diatas. Mungkin ada beberapa halte lain yang memiliki kondisi seperti ini. Ya, bisa jadi ini karena permasalahan lahan pendirian halte yang kurang mendukung. Repotnya, halte yang ada dalam gambar itu juga memiliki pintu masuk yang lumayan kecil. Jarak antara gate access dengan dinding relatif sempit, dan sepertinya misalnya ada penumpang dengan kursi roda, sepetinya tidak bisa masuk.

DATA TRANS JOGJA

Untuk pengelola transjogja.net bagaimana kalau bekerja sama dengan pihak perhubungan atau PT. Tugu Trans Jogja untuk menampilkan data-data perkembangan trans jogja kita tercinta ini. Mungkin seperti data perkembangan penumpang, data persentase tiket yang dipakai atau apalah.... biar kita2 juga bisa mengikuti perkembangannya dengan lebih baik.
Terima kasih.