tentang tiket

Saran May 22, 2008 oleh ynovi

Dari informasi tentang tiket yang saya baca, saya lihat pilihan tiketnya hanya ada “single fare” saja. Proses pembayaran kedua tiket (tiket single trip dan reguler umum) saya lihat sama, yakni membayar untuk satu kali perjalanan (hingga sampai tujuan). Yang membedakan hanya, pada tiket reguler umum, pengguna membeli beberapa tiket sekaligus sementara jenis yang lain membeli tiket saat mulai bepergian.

Saran saya, sebaiknya jenis tiketnya (selain 2 jenis yang sudah ada) ditambah lagi menjadi :
1. tiket harian : tiket ini memungkinkan pengguna bus untuk membeli tiket hanya 1 kali untuk melakukan perjalanan sepanjang hari yang bersangkutan, hari berikutnya pengguna harus membeli tiket lagi. Sebagai contoh di negara yang pernah saya kunjungi, harga single tiket 2,1 euro; sementara tiket harian 5,7 euro. Bagi pengguna yang hanya ingin kesatu tempat tujuan saja, single tiket menjadi pilihan yang menarik, tapi bagi pengguna yang memiliki kemungkinan untuk mengunjungi banyak tempat dihari yang bersangkutan, akan sangat mahal kalau tiap perjalanan harus membeli single tiket. Sehingga tiket harian akan menjadi pilihan yang menarik.

2. tiket mingguan : tiket dengan harga tertentu untuk digunakan selama 7 hari.

3. tiket bulanan : dengan membeli satu kali tiap bulan dengan harga tertentu, pengguna dapat bepergian dengan transjogja. Saat pengguna membeli tiket bulanan, setidaknya pengguna tersebut sudah terikat untuk menjadi pelanggan tetap transjogja (setidaknya selama bulan yang bersangkutan). Sebagai contoh ditempat yang sama dengan diatas, harga tiket bulanannya 43,5 euro.

Karna aktifitas saya, saya selalu membeli tiket bulanan seharga 43,5 euro, dengan pertimbangan tiket tersebut lebih murah dibanding saya harus beli single tiket. Dan itu sangat membantu.
Sebagai ilustrasi: tiap hari saya minimal saya melakukan minimal 2 kali perjalanan; rumah - tempat kerja dan tempat kerja - rumah.
~ Kalau saya membeli single tiket dan asumsi 5 hari kerja, satu bulan saya mengeluarkan uang untuk ketempat kerja sebesar = 84 euro
dengan rincian sbb: 2,1(euro/single tiket) x 2(single tiket/hari) x 5(hari kerja/minggu) x 4(minggu/bulan) = 84 euro/bulan (ini hanya untuk ketempat kerja, belum kalau mau belanja, main kerumah temen, dll)

~ Dengan tiket bulanan, saya hanya perlu membayar 43,5 euro.
Saya bisa belanja, kerumah temen, dll, tanpa harus membeli tiket tambahan (dengan catatan masih dalam zone/kawasan tiket)

Tidak hanya pengguna yang diuntungkan, tapi juga pemilik bus, karna mendapat pemasukan dari awal.

Saat melihat informasi tiket dan harganya (karna baru ini yang bisa saya analisa langsung, sementara aktifitas lapangan belum bisa saya alami), saya kemudian menimbang-nimbang mana yang layak untuk dipilih nantinya; apakah transjogja ataukah kendaraan pribadi.

Harapannya, transjogja bisa menjadi pilihan menarik bagi para pemilik kendaraan bermotor.

Punya komentar atau tanggapan?

Komentar Terbaru

  • arda kurniansyah: saya ingin dibubuhkan secara lengkap syaratb lowongan kerja bila ada.
  • arif: Trans jogja semoga membawa kemajuan bagi perkembangan transportasi di jogjakarta khususnya dan indonesia pada...
  • Patradinata: Kehadiran TransJogja ini dapat sekaligus menjadikan kota jogja sebagai kota yang modern pertama setelah...
  • Yorri KN: Saya Yorri dari Dinas Perhubungan Prov.DIY. Iya betul mas Arie,situs resmi ttg Trans Jogja memang belum...
  • Budi Santoso: Bagaimana mau nyaman org sopir JTT diambilnya juga dari sopir angkutan kota yg terbiasa ugal-ugalan....
  • Thomas Arie: Sebenarnya memasukkan informasi terkait lowongan pekerjaan atau lainnya yang dikeluarkan oleh Dishub...

Situs TransJogja.NET tidak berafiliasi atau memiliki hubungan langsung dengan Pemerintah Kota Yogyakarta atau Dinas Perhubungan DIY. Semua informasi dalam situs merupakan hak cipta dan tanggung jawab penulis/kontributor.
Pengelola situs dapat dihubungi melalui email: info@transjogja.net